Index Artikel

PERDAGANGAN ORANG BUGIS DI KAWASAN TELUK TOMINI MASA KOLONIAL BELANDA



Perdagangan orang Bugis di kawasan Teluk Tomini didorong karena tradisi yang kuat tentang sompeq (merantau). Pedagang dan perantauan Bugis keluar mencari kekayaan dan kejayaan di kawasan Teluk Tomini. Mereka dengan perahu tradisionalnyamenjadi urat nadi bagi kehidupan perekonomian di kawasan Teluk Tomini sampai di pedalaman melalui pelayaran pantai dan sungai. Komoditas utama adalah emas bijih besi budak sisik penyu teripang kayu cendana kopra damar dan rotan. Barang dagangan tersebut dipasarkan ke Ternate Singapura dan Makassar. Masa kekuasaan VOC kemudian Pemerintah Hindia Belanda telah menjadi persaingan pedagang Bugis untuk memperebutkan produk emas dan budak walaupun dikeluarkan kebijakan untuk mempersempit usahanya tetapi pedagang Bugis tetap menguasai perdagangan utamanya emas dan budak. Faktor ini menyebabkan munculnya perkampungan-perkampungan Bugis dan beberapa di antaranya berhasil dikuasainya. Secara de facto pedagang Bugis memegang hegemoni politik dan ekonomi di kawasan Teluk Tomini. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode sejarah yaitu studi pustaka dengan mengumpulkan data-data sejarah dengan menguraikan suatu peristiwa ke dalam bagian-bagiannya dalam rangka memahami peranan pedagang Bugis dalam jalur perdagangan dan kekuasaannya di kawasan Teluk Tomini. FULL TEXT



Informasi Detail

Judul Seri
-
Kode Buku
905.072 PAT
No Reg
-
Penerbit Serial Patra Widya: Seri Sejarah dan Budaya Balai Pelestarian Sejarah dan Nilai Tradisional Yogyakarta : .,
Deskripsi Fisik
Sumber artikel:Jurnal. Halaman: 221-236
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Edisi
No. 2. Vol. 18 Agustus-2017
Subjek
Pernyataan Tanggungjawab

Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain




Informasi


DETAIL CANTUMAN


Kembali ke sebelumnyaDetail XMLKutip ini