Index Artikel

SEJARAH PENGELOLAAN TIMAH DAN TANGGUNGJAWAB SOSIAL PERUSAHAAN TAMBANG TIMAH DI BANGKA BELITUNG



Secara historis penguasaan dan ekplorasi atas tambang timah di Kepulauan Bangka Belitung dibedakan dalam dua periode pengelolaan yaitu pertama dilakukan di masa pemerintah jajahan Belanda dan kedua di era kemerdekaan. Masa pengelolaan pemerintah jajahan Belanda eksplorasi timah pulau Bangka dilakukan oleh pemerintah Belanda melalui Kesultanan Palembang. Setelah lepas dari kekuasaan Belanda pengelolaannya dilakukan oleh Negara Republik Indonesia dengan membentuk Perusahaan Negara (PN) berubah menjadi PT Tambang Timah (Persero) yang berkantor pusat di Jakarta. Sejarah dari perjalanan penguasaan tambang timah di Pulau Bangka Belitung minus keterlibatan masyarakat lokal di dalamnya. Ketika Reformasi berlangsung disertai dengan berlakunya otonomi daerah penguasaan timah oleh PT. Timah dilemahkan melalui deregulasi tata niaga No.146/1999 yang tidak lagi memandang timah sebagai komoditi tambang yang strategis sehingga peluang rakyat untuk menambang terbuka lebar. Tidak lama kemudian UU No 40 tahun2004 tentang Perseroan Terbatas juga meminta perusahaan melakukan tanggung jawab sosialnya. Kegiatan Tanggung Jawab Sosial Perusahaan PT. Timah.Tbk kepada masyarakat harus dilakukan mengingat bahwa masyarakat harus ikut merasakan keuntungan dan menikmati harta kekayaan negerinya.Tulisan ini ingin menganalisis bagaimana aktifitas pengelolaan timah di Pulau Bangka dari masa ke masa serta bagaimana tanggung jawab sosial perusahaan yang dijalankan oleh PT. Timah pada periode belakangan ini terhadap masyarakat sekitarnya. full text



Informasi Detail

Judul Seri
-
Kode Buku
905.072 PAT
No Reg
-
Penerbit Serial Patra Widya: Seri Sejarah dan Budaya Balai Pelestarian Sejarah dan Nilai Tradisional Yogyakarta : .,
Deskripsi Fisik
Sumber artikel:Jurnal. Halaman: 155-176
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Edisi
No. 3. Vol. 17 Desember-2016
Subjek
Pernyataan Tanggungjawab

Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain




Informasi


DETAIL CANTUMAN


Kembali ke sebelumnyaDetail XMLKutip ini