

<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="-71713">
 <titleInfo>
  <title>KREATIVITAS DAN INOVASI KESENIAN TRADISIONAL DI KALANGAN GENERASI MUDA:</title>
  <subTitle>STUDI KASUS DI KOTA PONTIANAK, KALIMANTAN BARAT</subTitle>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart> Budiana Setiawan</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text"></placeTerm>
  </place>
  <publisher>Serial Patra Widya: Seri Sejarah dan Budaya Balai Pelestarian Sejarah dan Nilai Tradisional Yogyakarta</publisher>
  <dateIssued></dateIssued>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">ind</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Index Artikel</form>
  <extent>Sumber artikel:Jurnal. Halaman: 193-207</extent>
 </physicalDescription>
 <note>Dewasa ini minat generasi muda untuk melestarikan kesenian tradisional baru akan terwujud apabila diberi kebebasan untuk melakukan kreativitas dan inovasi terhadap kesenian tradisional. Salah satu daerah yang kaya akan kesenian tradisionalnya adalah Kota Pontianak  Provinsi Kalimantan Barat. Peduduk kota ini terdiri dari berbagai etnis  seperti  Dayak  Melayu  Tionghoa  Bugis  Jawa  Madura  dan Bali. Hal ini berpotensi mengancam eksistensi kesenian tradisional etnis Dayak  salah satu etnis dominan di Kota Pontianak. Permasalahan yang diangkat  pertama faktor-faktor apa yang mendorong generasi muda etnis Dayak untuk menciptakan kreativitas dan inovasi terhadap kesenian tradisionalnya  Kedua  bagaimana strategi dan kebijakan yang dilakukan pemerintah daerah dan lembaga-lembaga terkait lainnya untuk melestarikan kesenian tradisional etnis Dayak  Penelitian ini bersifat kualitatif  dengan metode penelitian meliputi  observasi/ pengamatan  wawancara  dan studi pustaka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kreativitas terhadap kesenian tradisional didorong oleh tiga faktor  yakni  perubahan situasi sosial-politik-keagamaan  masuknya unsur kesenian modern ke dalam kesenian tradisional  dan terjadinya penggabungan unsur kesenian antaretnis. Inovasi terhadap kesenian tradisional dilakukan dengan menampilkan pada festival dan menyelenggarakan revitalisasi. Adapun peranan Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat dan Kota Pontianak terhadap inovasi kesenian tradisional  meliputi penyelenggaraan festival  pemberian bantuan dana pembinaan ke sanggar-sanggar kesenian  dan penyediaan rumah betang untuk mewadahi kreativitas kesenian tradisional.  FULL TEXT</note>
 <subject authority="">
  <topic>SENI TRADISIONAL -- SUKU DAYAK</topic>
 </subject>
 <classification>905.072 PAT</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>UPT Perpustakaan UM Koleksi Bahan Pustaka Perpustakaan UM</physicalLocation>
  <shelfLocator>2</shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals>
  <slims:digital_item id="" url="" path="/" mimetype=""></slims:digital_item>
 </slims:digitals>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>-71713</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2018-12-12 00:00:00</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2018-12-12 00:00:00</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>