

<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="-72871">
 <titleInfo>
  <title>Perajin Keris Wanita:</title>
  <subTitle>Pemberdayaan Wanita di Tengah Budaya Patriarki Madura</subTitle>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Unggul Sudrajat</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text"></placeTerm>
  </place>
  <publisher>Bagian Serial PATRAWIDYA: seri penerbitan penelitian sejarah dan budaya</publisher>
  <dateIssued></dateIssued>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">ind</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Index Artikel</form>
  <extent>Sumber artikel:Jurnal. Halaman: 49-60</extent>
 </physicalDescription>
 <note>Keris dianggap sebagai pusaka yang melambangkan kewibawaan dan kehormatan seorang pria. Dalam budaya patriarki  keris identik dengan dunia laki-laki. Keris pusaka hanya diberikan kepada anak laki-laki tertua dalam keluarga. Apabila semua anaknya perempuan  maka keris pusaka akan diwariskan kepada menantu laki-laki. Dengan demikian  wanita tidak diperbolehkan memiliki keris atau pun terlibat dalam pembuatan keris. Akan tetapi  kondisi tersebut menujukkan hal yang berbeda di Sumenep  Madura. Masyarakat di sana memperbolehkan wanita untuk membantu kaum pria dalam proses pembuatan keris. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk pemberdayaan wanita dalam pembuatan keris di Sumenep  Madura. Metode yang digunakan dalam kajian ini adalah kualitatif dengan pendekatan studi sejarah  sosial-budaya  dan ekonomi. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi  wawancara mendalam  dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa wanita di Sumenep terlibat dalam pembuatan perlengkapan keris seperti warangka dan handle serta bilah keris. Selain proses pembuatan keris  para wanita juga dipercaya untuk mengelola keuangan hasil penjualan keris.</note>
 <subject authority="">
  <topic>1. PEMBERDAYAAN WANITA&#13;2. SENJATA TRADISIONAL - KERIS - PERAJIN</topic>
 </subject>
 <classification>905.072 PAT</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>UPT Perpustakaan UM Koleksi Bahan Pustaka Perpustakaan UM</physicalLocation>
  <shelfLocator>2</shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals>
  <slims:digital_item id="" url="" path="/" mimetype=""></slims:digital_item>
 </slims:digitals>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>-72871</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2019-03-12 00:00:00</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2019-03-12 00:00:00</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>