Index Artikel

Perajin Keris Wanita: Pemberdayaan Wanita di Tengah Budaya Patriarki Madura



Keris dianggap sebagai pusaka yang melambangkan kewibawaan dan kehormatan seorang pria. Dalam budaya patriarki keris identik dengan dunia laki-laki. Keris pusaka hanya diberikan kepada anak laki-laki tertua dalam keluarga. Apabila semua anaknya perempuan maka keris pusaka akan diwariskan kepada menantu laki-laki. Dengan demikian wanita tidak diperbolehkan memiliki keris atau pun terlibat dalam pembuatan keris. Akan tetapi kondisi tersebut menujukkan hal yang berbeda di Sumenep Madura. Masyarakat di sana memperbolehkan wanita untuk membantu kaum pria dalam proses pembuatan keris. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk pemberdayaan wanita dalam pembuatan keris di Sumenep Madura. Metode yang digunakan dalam kajian ini adalah kualitatif dengan pendekatan studi sejarah sosial-budaya dan ekonomi. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi wawancara mendalam dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa wanita di Sumenep terlibat dalam pembuatan perlengkapan keris seperti warangka dan handle serta bilah keris. Selain proses pembuatan keris para wanita juga dipercaya untuk mengelola keuangan hasil penjualan keris.



Informasi Detail

Judul Seri
-
Kode Buku
905.072 PAT
No Reg
-
Penerbit Bagian Serial PATRAWIDYA: seri penerbitan penelitian sejarah dan budaya : .,
Deskripsi Fisik
Sumber artikel:Jurnal. Halaman: 49-60
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Edisi
No. 2. Vol. 19 Agustus-2018
Subjek
Pernyataan Tanggungjawab

Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain




Informasi


DETAIL CANTUMAN


Kembali ke sebelumnyaDetail XMLKutip ini