

<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="-72920">
 <titleInfo>
  <title>Prevalensi PTSD Dan Karakteristik Gejala Stres Pascatrauma Pada Anak Dan Remaja Korban Bencana Alam</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Ahmad Ali Rahmadian</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text"></placeTerm>
  </place>
  <publisher>Bagian Serial EDUSENTRIS: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Pengajaran 	</publisher>
  <dateIssued></dateIssued>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">ind</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Index Artikel</form>
  <extent>Sumber artikel:Jurnal. Halaman: 1-17</extent>
 </physicalDescription>
 <note>Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kurang memadainya data tentang gangguan stres pascatrauma (PTSD) pada anak dan remaja korban bencana alam di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui prevalensi PTSD serta memahami karakteristik gangguan PTSD yang dialami peserta didik korban bencana alam  Rancangan penelitian survey digunakan pada penelitian ini. Terdapat 859 anak dan remaja berusia antara 8 sampai dengan 17 tahun yang menjadi sampel penelitian dengan 485 partisipan berasal dari Jawa Barat (56 5%) dan 374 partisipan berasal dari Sumatra Barat (43 5%). Penelitian ini menggunakan instrumen Downs Posttraumatic Stress Scale. Hasil penelitian menunjukkan terdapat 171 orang (19 9%) memenuhi kriteria diagnosis PTSD. Diketahui bahwa kelompok usia remaja dan kelompok perempuan remaja lebih beresiko mengalami PTSD. Penelitian ini menunjukkan terjadinya respon trauma yang bersifat kronis atau respon tertunda. Temuan penelitian ini juga menunjukkan adanya perbedaan gejala trauma antara kelompok anak dan remaja serta kelompok laki-laki dan perempuan. Penelitian ini menunjukkan masih membekasnya memori tentang bencana  adanya bentuk coping kognitif maladaptif serta distorsi kognitif  serta terjadinya masalah sosial-emosi  pada anak dan remaja korban bencana alam.</note>
 <subject authority="">
  <topic>1. STRES - TRAUMA&#13;2. BENCANA ALAM - KORBAN - STRES</topic>
 </subject>
 <classification>370.5 EDU</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>UPT Perpustakaan UM Koleksi Bahan Pustaka Perpustakaan UM</physicalLocation>
  <shelfLocator>2</shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals>
  <slims:digital_item id="" url="" path="/" mimetype=""></slims:digital_item>
 </slims:digitals>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>-72920</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2019-03-14 00:00:00</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2019-03-14 00:00:00</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>