

<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="-72922">
 <titleInfo>
  <title>Efektivitas Kepemimpinan di Pondok Pesantren</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Badrud Tamam</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text"></placeTerm>
  </place>
  <publisher>Bagian Serial EDUSENTRIS: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Pengajaran</publisher>
  <dateIssued></dateIssued>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">ind</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Index Artikel</form>
  <extent>Sumber artikel:Jurnal. Halaman: 18-45</extent>
 </physicalDescription>
 <note>Penelitian ini mengkaji mengenai efektivitas kepemimpinan dengan menitikberatkan pada aspek pendelegasian wewenang  pengambilan keputusan  dan pengelolaan konflik dalam pengelolaan Pondok Pesantren. Tujuannya adalah untuk memperoleh gambaran dan pemahaman yang utuh dan mendalam mengenai pendelegasian wewenang  pengambilan keputusan  dan pengelolaan konflik dalam kepemimpinan di pondok pesantren  serta terumuskannya model kepemimpinan efektif di pondok pesantren. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif (naturalistik). Pendekatan kualitatif digunakan dalam penelitian ini. Wawancara  observasi  dan dokumentasi digunakan sebagai alat pengumpulan data. model interaktif analisis data digunakan untuk menganalisis data dalam penelitian ini dengan terdiri dari tiga kegiatan yang reduksi data  display data  dan kesimpulan. Keandalan hasil yang diperoleh dengan empat kriteria yaitu  kredibilitas  transferabilitas  dependabilitas  dan konfirmabilitas. Hasil penelitian menunjukkan implementasi kepemimpinan dengan menitikberatkan pada aspek pendelegasian wewenang  pengambilan keputusan  dan pengelolaan konflik di pesantren yang diteliti berjalan tidak efektif. Rekomendasi dari temuan penelitian ini   adalah pendelegasian wewenang hendaknya terstruktur dengan baik  melalui aturan-aturan yang jelas. Proses pengambilan keputusan hendaknya mengurangi ketergantungan pada kyai dan dilakukan secara musyawarah dengan kepemimpinan yang bersifat kolektif. Pesantren sebagai organisasi tradisional seyogianya lebih membuka diri sebagai organisasi yang terbuka dan dapat diakses oleh masyarakat.</note>
 <subject authority="">
  <topic>PONDOK PESANTREN - KEPEMIMPINAN</topic>
 </subject>
 <classification>370.5 EDU</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>UPT Perpustakaan UM Koleksi Bahan Pustaka Perpustakaan UM</physicalLocation>
  <shelfLocator>2</shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals>
  <slims:digital_item id="" url="" path="/" mimetype=""></slims:digital_item>
 </slims:digitals>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>-72922</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2019-03-14 00:00:00</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2019-03-14 00:00:00</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>