Detail Cantuman
Pencarian SpesifikIndex Artikel
Tiga Fase Perkembangan Bahasa Indonesia (1928-2009) : Kajian Linguistik Historis
Bahasa Indonesia mengalami tiga fase perkembangan sejak kelahirannya pada 28 Oktober 1928 hingga terbitnya Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2009 tentang Bendera Bahasa dan Lambang Negara serta Lagu Kebangsaan. Tiga fase itu mencakup (1) bahasa Indonesia sebagai bahasa persatuan (2) bahasa Indonesia sebagai bahasa resmi negara dan (3) bahasa Indonesia sebagai bahasa internasional. Metode penelitian yang digunakan ialah analisis konten. Sumber data yang digunakan ialah buku dokumentasi dan foto yang merekam peristiwa bahasa Indonesia selama kurun waktu 81 tahun. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) fase bahasa Indonesia sebagai bahasa persatuan ditandai Ejaan van Ophuijsen dan Kongres Bahasa Indonesia I (2) fase bahasa Indonesia sebagai bahasa resmi negara ditandai Pasal 36 UUD 1945 Kongres Bahasa Indonesia II Praseminar Politik Bahasa Nasional (1974) Seminar Politik Bahasa Nasional (1975) Seminar Politik Bahasa (1999) Ejaan Suwandi (1947) dan Ejaan yang Disempurnakan (1972) dan (3) fase bahasa Indonesia sebagai bahasa internasional ditandai Kongres Internasional IX Bahasa Indonesia UU Nomor 24 Tahun 2009 dan Pusat Pengembangan Strategi dan Diplomasi Kebahasaan Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa. pdf
Informasi Detail
| Judul Seri |
-
|
|---|---|
| Kode Buku |
499.22017 AKS
|
| No Reg |
-
|
| Penerbit | Serial Aksis : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Negeri Jakarta : ., |
| Deskripsi Fisik |
Sumber artikel:Jurnal. Halaman: 1 - 16
|
| Bahasa |
Indonesia
|
| ISBN/ISSN |
-
|
| Edisi |
No. 2. Vol. 1 Juni-2018
|
|---|---|
| Subjek | |
| Pernyataan Tanggungjawab |
-
|
Versi lain/terkait
Tidak tersedia versi lain