

<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="-73458">
 <titleInfo>
  <title>Penggunaan Leksem Binatang Dalam Peribahasa Jawa</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Ermi Dyah Kurnia</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text"></placeTerm>
  </place>
  <publisher>Serial Lingua : Jurnal Bahasa dan Sastra</publisher>
  <dateIssued></dateIssued>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">ind</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Index Artikel</form>
  <extent>Sumber artikel:Jurnal. Halaman: 8-17</extent>
 </physicalDescription>
 <note>Penggunaan leksem binatang dalam peribahasa Jawa akan mempermudah pemahaman orang terhadap nilai simbolik leksem yang digunakan. Hal ini erat kaitannya dengan latar belakang budaya yang dimiliki oleh masyarakat Jawa. Dengan menganalisis kosakata suatu bahasa  lingkungan fisik dan sosial tempat penutur suatu bahasa akan terkuak. Ada keterkaitan antara bahasa dan cara pandang dunia penuturnya yang bisa terlihat dari pemakaian kosakata. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan metode simak dan metode cakap dengan teknik simak libat cakap  teknik catat  dan teknik rekam. Metode dan teknik analisis data menggunakan teknik content analysis atau dinamakan kajian isi digunakan untuk memanfaatkan data dari proses pengumpulan data yang telah dilakukan. Hasil penelitian ini adalah ranah penggunaan leksem binatang dalam peribahasa Jawa terbagi ke dalam lima ranah penggunaan  antara lain digunakan dalam ranah keluarga  masyarakat  spiritual  kerja  dan    sindiran. Dalam peribahasa Jawa yang menggunakan leksem binatang ditemukan beberapa makna yang muncul yaitu 1) hukum alam  2) penyangatan  3) perumpamaan  4) pedoman hidup  5) larangan  6) lukisan kasus khusus.  PDF</note>
 <subject authority="">
  <topic>LEKSEM -- PERIBAHASA JAWA</topic>
 </subject>
 <classification>499.221 LIN</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>UPT Perpustakaan UM Koleksi Bahan Pustaka Perpustakaan UM</physicalLocation>
  <shelfLocator>2</shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals>
  <slims:digital_item id="" url="" path="/" mimetype=""></slims:digital_item>
 </slims:digitals>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>-73458</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2019-04-23 00:00:00</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2019-04-23 00:00:00</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>