

<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="-73498">
 <titleInfo>
  <title>Kode dan Kesantunan Dalam Rapat Dinas Berprespektif Gender dan Jabatan</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>B. Wahyudi Joko Santoso</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text"></placeTerm>
  </place>
  <publisher>Serial Lingua : Jurnal Bahasa dan Sastra</publisher>
  <dateIssued></dateIssued>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">ind</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Index Artikel</form>
  <extent>Sumber artikel:Jurnal. Halaman: 9-17</extent>
 </physicalDescription>
 <note>Masalah yang dikaji adalah (i) bagaimana realisasi bentuk pemilihan kode dalam tindak tuturdirektif (TTD) yang dilakukan oleh peserta rapat dinas  baik di tingkat fakultas maupun universitas dilingkungan Universitas Negeri Semarang (Unnes) dalam perspektif jender dan jabatan  (ii)bagaimana realisasi kesantunan TTD yang dilakukan oleh peserta rapat dinas tersebut  Metodepenyediaan data berupa metode percakapan dengan teknik dasar sadap  serta teknik lanjutan tekniksimak libat cakap  yakni menyimak dan berpartisipasi dalam pembicaraan sambil mencatat. Adapunmetode analisis menggunakan metode padan  submetode sosiopragmatis dengan teknik ganti  sisip dan perluas yang disampaikan secara deskriptif-analitik-interpretatif. Metode penyajian hasilanalisis adalah informal. Hasil penelitian ini adalah realisasi penggunaan kode TTD  baik oleh rektor ketua senat universitas  sekretaris senat universitas  dekan  pembantu dekan  kepala bagian  dankepala subbagian (laki-laki dan perempuan) berupa kode Indonesia secara dominan  baik bakumaupun tidak baku  dan sebagian kecil berupa campur kode (Indonesia tidak baku  Inggris  Jawa(halus dan ngoko)  serta Arab. Dari sisi realisasi kesantunan berbahasa  baik pemimpin rapatmaupun peserta rapat (laki-laki) cenderung menggunakan tindak tutur langsung  baik berpenandakesantunan  seperti tolong  harap  mari  dan dipersilakan maupun tidak berpenanda dibandingkandengan ber-TTD tidak langsung. Sebaliknya  pemimpin atau perserta rapat perempuan cenderungber-TTD secara tidak langsung dengan modus interogatif. Arah TTD bersifat dua arah  baik daripemimpin rapat maupun peserta rapat. Namun  kecenderungannya  arah tersebut TTD berasal dariyang memimpin rapat ke yang dipimpin (dari pejabat versus nonpejabat atau dari pejabat yang lebihtinggi ke yang lebih rendah).  PDF</note>
 <subject authority="">
  <topic>GENDER -- RAPAT DINAS</topic>
 </subject>
 <classification>499.22105 LIN</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>UPT Perpustakaan UM Koleksi Bahan Pustaka Perpustakaan UM</physicalLocation>
  <shelfLocator>2</shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals>
  <slims:digital_item id="" url="" path="/" mimetype=""></slims:digital_item>
 </slims:digitals>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>-73498</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2019-04-26 00:00:00</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2019-04-26 00:00:00</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>