

<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="-73614">
 <titleInfo>
  <title>Perkembangan Bunga Dan Uji Viabilitas Serbuk Sari Bunga Lipstik Aeschynanthus radicans var. 'Monalisa' di Kebun Raya Bogor = Flower Development And Pollen Viability of Aeschynanthus radicans var. 'Monalisa' at Bogor Botanic Gardens</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Siti Maria Ulfah dkk</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text"></placeTerm>
  </place>
  <publisher>Bagian Serial Buletin Kebun Raya : The Botanic Garden Bulletin</publisher>
  <dateIssued></dateIssued>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">ind</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Index Artikel</form>
  <extent>Sumber artikel:Jurnal. Halaman: 21-32</extent>
 </physicalDescription>
 <note>Aeschynanthus radicans var.  lsquo Monalisa rsquo  (bunga lipstik)  merupakan marga epifit dari suku Gesneriaceae yang berpotensi sebagai induk silangan. Pengetahuan mengenai perkembangan bunga dan viabilitas serbuk sari sangat diperlukan untuk menunjang keberhasilan persilangan. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan tahap-tahap perkembangan morfologi bunga A. radicans var.  lsquo Monalisa rsquo   dikaitkan dengan viabilitas serbuk sarinya. Pengamatan perkembangan bunga dilakukan secara makroskopis untuk menentukan tipe penyerbukannya  sedangkan uji viabilitas serbuk sari dilakukan dengan metode pengecambahan in vitro dan uji pewarnaan untuk mempelajari korelasi metode uji. Perkembangan bunga dari inisiasi tunas bunga hingga mencapai antesis adalah 34 ndash 35 hari dan rata-rata masa mekar bunga selama 12-13 hari. Tipe bunga termasuk dikogami protandri  karena serbuksari masak terlebih dahulu sebelum putiknya masak. Tes perkecambahan menggunakan media Brewbeker ndash Kawak (BK) menunjukan viabilitas serbuk sari tertinggi dijumpai pada dua hari    kedua setelah mekar dengan viabilitas serbuk sari dari tangkai sari panjang dan tangkai sari pendek masing-masing yaitu 55 7% dan 56 7%. Uji pewarnaan menunjukkan viabilitas serbuk sari tertinggi dijumpai pada hari pertama setelah mekar dengan nilai masing masing viabilitas dari tangkai benang sari panjang dan tangkai benang sari pendek masing-masing 41 8% dan 48 0% dengan anilin blue 1%  serta 29 4% dan 27 2% dengan I2KI 1%. Viabilitas serbuk sari pada media BK dengan pewarna anilin blue 1% dan I2KI 1% berkorelasi positif.</note>
 <subject authority="">
  <topic>BUNGA, PERKEMBANGAN&#13;BUNGA, UJI PENGECAMBAHAN SERBUK SARI</topic>
 </subject>
 <classification>581.905 BUL</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>UPT Perpustakaan UM Koleksi Bahan Pustaka Perpustakaan UM</physicalLocation>
  <shelfLocator>2</shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals>
  <slims:digital_item id="" url="" path="/" mimetype=""></slims:digital_item>
 </slims:digitals>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>-73614</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2019-05-08 00:00:00</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2019-05-08 00:00:00</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>