

<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="-73642">
 <titleInfo>
  <title>Phenetic And Phylogenetic Analyses of Tengkawang (Shorea spp., Dipterocarpaceae) Based on Morphological Molecular Data = Analisis fenetik dan filogenetik Tengkawang (Shorea spp., Dipterocarpaceae) berdasarkan data morfologi dan molekuler</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Kusumadewi Sri Yulita</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text"></placeTerm>
  </place>
  <publisher>Bagian Serial Buletin Kebun Raya : The Botanic Gardens Bulletin</publisher>
  <dateIssued></dateIssued>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">ind</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Index Artikel</form>
  <extent>Sumber artikel:Jurnal. Halaman: 47-55</extent>
 </physicalDescription>
 <note>Tengkawang merupakan kelompok tumbuhan yang terdiri atas sekitar 16 jenis Shorea yang menghasilkan minyak illipe dari bijinya. Nama Tengkawang seringkali merujuk pada Bornean Illipe Nut  walaupun tidakkeseluruhan jenis-jenis Tengkawang tersebar di pulau Borneo. Sembilan dari ke-16 jenis tersebut merupakan anggota dari Shorea seksi Pachycarpae  dua jenis dari seksi Brachypterae  tiga jenis dari seksi Mutica dan dua jenis dari seksi Shorea. Hasil dari studi filogenetika molekuler yang telah dilakukan belakangan ini menunjukkan bahwa seksi Pachycarpae cenderung membentuk group yang monofiletik. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari pola pengelompokkan Tengkawang dan kekerabatannya berdasarkan karakter morfologi dan data molekuler. Analisis fenetik dan kladistik dilakukan pada tiga belas jenis Shorea. Dendrogram UPGMA Tengkawang dibuat berdasarkan persentase koefisien kemiripan. Seluruh jenis tengkawang membentuk satu kelompok berdasarkan 70% koefisien kemiripan. Relatif tingginya koefisien kemiripan (70%) yang dijumpai pada 13 jenis tengkawang ini selaras dengan pengelompokkan berdasarkan jenis kayu. Seluruh jenis Shoreaseksi Pachycarpae pada penelitian ini memiliki koefisien kemiripan Sebesar 78%  sedangkan hasil analisis Principal Component Analysis (PCA) menunjukkan posisi 13 jenis Tengkawang dalam dua dimensi. Berdasarkan hasil analisis PCA  seluruh 35 karakter morfologi yang digunakan mendefinisikan Shorea seksi Pachycarpae kedalam satu group. Analisis filogenetika berdasarkan beberapa gen pada genom chloroplast juga dilakukan sebagai pembanding  hasil dari analisis filogenetika ini mirip dengan hasil analisis fenetik  dimana Shorea section Pachycarpae membentuk kelompok monofiletik yang terletak di terminal kladogram.</note>
 <subject authority="">
  <topic>TENGKAWANG, ANALISIS FENETIK&#13;TENGKAWANG, ANALISIS FILOGENETIK</topic>
 </subject>
 <classification>581.905 BUL</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>UPT Perpustakaan UM Koleksi Bahan Pustaka Perpustakaan UM</physicalLocation>
  <shelfLocator>2</shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals>
  <slims:digital_item id="" url="" path="/" mimetype=""></slims:digital_item>
 </slims:digitals>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>-73642</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2019-05-08 00:00:00</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2019-05-08 00:00:00</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>