

<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="-77358">
 <titleInfo>
  <title>Pengembangan Diversifikasi Usaha Tani Sebagai Penguatan Ekonomi di Kabupaten Bojonegoro, Tulungagung, dan Ponorogo</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Damanhuri, Rr. Merry Muspita DU, Dwi Putro Sarwo Setyohadi</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text"></placeTerm>
  </place>
  <publisher>Bagian serial Cakrawala Jurnal Litbang Kebijakan. Badan Penelitian dan Pengembangan</publisher>
  <dateIssued></dateIssued>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">ind</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Index Artikel</form>
  <extent>Sumber artikel:Jurnal. Halaman: 33-47</extent>
 </physicalDescription>
 <note>Kabupaten Bojonegoro  Tulungagung  dan Ponorogo merupakan daerah agraris dan menjadi salah satu penghasil tanaman pangan terkemuka di Provinsi Jawa Timur. diversifikasi usahatani di wilayah ini dilakukan dengan menerapakan pola tanam berdasar musim  yaitu membudidayakan beragam komoditas secara bergiliran. Program diversifikasi usahatani lahan sawah belum dapat memberikan kontribusi optimal terhadap pendapatan petani yang diakibatkan karena petani belum mampu membudidayakan komoditas yang bernilai tambah tinggi akibat modal yang terbatas. Penelitian ini untuk mengidentifikasi karakteristik usahatani  pola permodalan  peran stakeholder  melakukan analisis usahatani untuk mengetahui pola tanam anjuran dan prospeknya  serta merumuskan strategi fasilitasi permodalannya. Penelitian menggunakan metode deskriptif  analisis keuntungan usahatani  dan SWOT. Hasil penelitian ini menunnjukkan bahwa setiap wilayah mempunyai pola tanam spesifik dengan padi sebagai komoditas utama yang di tanam pada musim hujan diikuti oleh palawija dan rentenir  sedangkan petani dengan kepemilikan lahan sawah yang luas cenderung memanfaatkan bank. Hasil analisis usahatani menunjukkan bahwa pada masing-masing wilayah terdapat pola tanam anjuran yang perlu diimplementasikan oleh petani untuk meningkatkan pendapatnnya. Prospek pengembangan diversifikasi usatahani melalui implementasi pola tanam anjuran sangat sesuai dengan karakter wilayah dan permintaan pasar dari komoditas tersebut cukup besar. Strategi generik fasilitas permodalan yang dipilih yaitu modal usahatani anggotanya. Strategi spesifik diantaranya adalah mengembangakan asuransi pertanian  menumbuhkan dan memperkuat lembaga keuangan mikro ditingkat kelompok tani  dan memberikan pelatihan majamene permodalan usahatani.</note>
 <subject authority="">
  <topic>1. USAHA TANI&#13;2. EKONOMI - KABUOATEN BOJONEGORO, TULUNGAGUNG, DAN PONOROGO</topic>
 </subject>
 <classification>378.0405 CAK</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>UPT Perpustakaan UM Koleksi Bahan Pustaka Perpustakaan UM</physicalLocation>
  <shelfLocator>2</shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals>
  <slims:digital_item id="" url="" path="/" mimetype=""></slims:digital_item>
 </slims:digitals>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>-77358</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2020-11-17 00:00:00</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2020-11-17 00:00:00</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>