

<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="-77361">
 <titleInfo>
  <title>Pemanfaatan Social Media Sebagai Sarana Komunikasi Keluarga dalam Upaya Meminimalisisr Perilaku Menyimpang Pada Masyarakat di Surabaya.</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Tira Fitriawardhani</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text"></placeTerm>
  </place>
  <publisher>Bagian serial Cakrawala : Jurnal Litbang Kebijakan Badan Penelitian dan Pengembangan Provinsi Jawa Timur.</publisher>
  <dateIssued></dateIssued>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">ind</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Index Artikel</form>
  <extent>Sumber artikel:Jurnal. Halaman: 181-194</extent>
 </physicalDescription>
 <note>Munculnya perilaku menyimpang yang terjadi akhir-akhir ini sangat memperihatinkan sekali. Jenis perilaku menyimpang adalah luas  misalnya berkelahi  perjudian  mencium  dan memeluk pasangannya  membaca buku-buku berbau porno  menonton VCD porno  ganti seks  menghisap dan membeli dan menjual obat-obatan  minum  pemerkosaan dan tindakan tercela yang membunuh. Perilaku menyimpang ini tidak hanya dapat terjadi pada orang tua dan remaja  tetapi juga sudah mulai merangkak pada anak-anak di bawah umur. Keluarga adalah pertama dan terutama sebagai media pendidikan dan perlindungan anggota keluarga didalamnya. Suami  istri dan anak-anak harus dapat membangun komunikasi diantara mereka dan juga untuk melakukan interaksi di luar keluarga untuk menciptakan kondisi yang transparan dan lebih mudah untuk melakukan pengawasan dengan satu sama lain. Tujuan umum dari studi ini adalah untuk menentukan apakah media sosial dapat digunakan sebagai sarana komunikasi keluarga dalam meminimalkan perilaku menyimpang dalam masyarakat Surabaya. Subjek studi terdiri dari 50 Narasumber adalah 25 orang dan 35 orang tua. Laki-laki dan gadis remaja diambil kedalam sampel remaja berusia antara 11-25 tahun. Sampel diambil melalui startified random sampling teknik sampling. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan data anlisis kualitatif. Instrumen penyaringan data yang digunakan adalah pengamatan dan wawancara mendalam. Hasil yang diharapkan dari studi ini adalah dalam bentuk penggunaan media soaial sebagai alat komunikasi keluarga dalam upaya untuk mengurangi atau menghilangkan perilaku yang menyimpang dalam masyarakat kota Surabaya.</note>
 <subject authority="">
  <topic>1. KOMUNIKASI - SURABAYA&#13;2. KELUARGA - SURABAYA</topic>
 </subject>
 <classification>378.0405 cak</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>UPT Perpustakaan UM Koleksi Bahan Pustaka Perpustakaan UM</physicalLocation>
  <shelfLocator>2</shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals>
  <slims:digital_item id="" url="" path="/" mimetype=""></slims:digital_item>
 </slims:digitals>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>-77361</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2020-11-17 00:00:00</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2020-11-17 00:00:00</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>