

<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="-79">
 <titleInfo>
  <title>Pendekatan multikultural untuk penyempurnaan kurikulum nasional</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Hasan, S. Hamid</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text"></placeTerm>
  </place>
  <publisher> Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan (Balitbang. Depdiknas)</publisher>
  <dateIssued></dateIssued>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">ind</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Index Artikel</form>
  <extent>Sumber artikel:Jurnal. Halaman: p. 510-524</extent>
 </physicalDescription>
 <note>Masyarakat dan bangsa Indonesia memiliki keragaman sosial  budaya  aspirasi politik  dan kemampuan ekonomi. Keragaman tersebut berpengaruh langsung terhadap kemampuan guru dalam melaksanakan kurikulum  kemampuan sekolah dalam menyediakan pengalaan belajar  dan kemampuan siswa dalam berproses dalam belajar  serta mengolah informasi menjadi sesuatu yang dapat diterjemahkan sebagai hasil belajar. Keragaman itu menjadi  suatu variabel bebas yang memiliki kontribusi sangat signifikan terhadap keberhasilan kurikulum baik sebagai proses maupun kurikulum sebagai hasil. Oleh karena itu  keragaman tersebut harus menjadi faktor yang diperhitungkan dan dipertimbangkan dalam penentuan filsafat  teori  visi  pengembangan dokumen  sosialisasi kurikulum  dan pelaksanaan kurikulum. Pengembangan kurikulum dengan menggunakan pendekatan pengembangan multikultural harus didasarkan pada prinsip  1) keragaman budaya menjadi dasar dalam menentukan filsafat  2) keragaman budaya menjadi dasar dalam mengembangkan berbagai komponen kurikulum seperti tujuan  konten  proses  dan evaluasi  3) budaya di lingkungan unit pendidikan adalah sumber belajar dan objek studi yang harus dijadikan bagian dari kegiatan belajr siswa  dan 4) kurikulum berperan sebagai media dalam mengembangkan kebudayaan daerah dan kebudayaan nasional</note>
 <subject authority="">
  <topic>PENDIDIKAN - KURIKULUM</topic>
 </subject>
 <classification>370.7 JUR</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>UPT Perpustakaan UM Koleksi Bahan Pustaka Perpustakaan UM</physicalLocation>
  <shelfLocator>2</shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals>
  <slims:digital_item id="" url="" path="/" mimetype=""></slims:digital_item>
 </slims:digitals>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>-79</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2001-04-04 00:00:00</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2001-04-04 00:00:00</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>