

<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="-80211">
 <titleInfo>
  <title>VISUALISASI PRAAT DAN TEORI X-BAR DALAM UJARAN KONTROVERSIAL BASUKI TJAHAJA PURNAMA</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart> Wido Hartanto, Kundharu Saddhono, Ady Dwi Achmad Prasetya, Ku Ares Tawardoloh</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text"></placeTerm>
  </place>
  <publisher>Bagian Serial Jurnal Gramatika STKIP PGRI Sumatera Barat</publisher>
  <dateIssued></dateIssued>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">ind</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Index Artikel</form>
  <extent>Sumber artikel:Jurnal. Halaman:  1 - 16</extent>
 </physicalDescription>
 <note>Bahasa merupakan alat interaksi dalam kehidupan bermasyarakat. Dalam proses interaksi sosial yang berkaitan dengan penggunaan bahasa  seringkali terdapat hal-hal yang tidak menyenangkan  seperti ungkapan kemarahan  kebencian  ancaman  makian  makian  bahkan pelecehan. Hal ini menjadi masalah ketika ekspresi tersebut disampaikan di ruang publik. Salah satu kasus menarik terkait public speaking adalah kasus kontroversial pidato Basuki Tjahja Purnama (BTP). Kasus pidato BTP secara linguistik menarik untuk dikaji karena menyangkut isu agama yang sedang hangat di Indonesia. Pidato kontroversial BTP menjadi polemik karena disampaikan di depan masyarakat luas. Penelitian ini mengungkap ekspresi kontroversial BTP menggunakan Praat dan Teori X-Bar. Data dari penelitian ini adalah rekaman pidato BTP kontroversial dan transkrip pidato BTP. Metode pengumpulan data penelitian ini menggunakan studi kepustakaan. Data yang berupa record akan dipecah menjadi beberapa bagian. kemudian data yang direkam juga ditranskripsikan. Metode analisis data menggunakan metode split karena alat penentunya ada pada bahasa itu sendiri. Teknik analisis data menggunakan perbandingan untuk menyamakan. Pratt dipilih karena mampu menunjukkan tingkat pitch  intensitas  forman dan spektogram. Praat menjadi instrumen untuk menganalisis rekaman pidato kontroversial BTP. Ini memberikan bukti forensik apakah pidato tersebut berisi ucapan yang mendorong ujaran kebencian. Berdasarkan hasil analisis Praat diketahui bahwa tuturan BTP mengalami penekanan tertentu ketika membahas isu atau permasalahan yang menyangkut dirinya  terutama yang berkaitan dengan agama. Selanjutnya  Teori X Bar digunakan untuk menganalisis transkrip ucapan kontroversial BTP. Teori X Bar adalah alat analisis tentang makna ucapan BTP. X Bar berfokus pada proses inti konstituen leksikal dalam tiga domain  yaitu argumen  komplemen  dan determinan. Berdasarkan analisis teori X Bar  diketahui ungkapan kontroversial BTP ditujukan kepada pihak-pihak tertentu. Hal ini ditunjukkan dengan penekanan pada domain argumen.  PDF</note>
 <subject authority="">
  <topic>BAHASA INDONESIA - HUKUM</topic>
 </subject>
 <classification>499.22107</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>UPT Perpustakaan UM Koleksi Bahan Pustaka Perpustakaan UM</physicalLocation>
  <shelfLocator>2</shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals>
  <slims:digital_item id="" url="" path="/" mimetype=""></slims:digital_item>
 </slims:digitals>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>-80211</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2021-12-21 00:00:00</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2021-12-21 00:00:00</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>