

<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="-86">
 <titleInfo>
  <title>Desentralisasi pengelolaan pendidikan:</title>
  <subTitle>hasil penelitian</subTitle>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Mahdiansyah</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text"></placeTerm>
  </place>
  <publisher> Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan (Balitbang. Depdikbud)</publisher>
  <dateIssued></dateIssued>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">ind</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Index Artikel</form>
  <extent>Sumber artikel:Jurnal. Halaman: p. 30-59</extent>
 </physicalDescription>
 <note>Desentralisasi pendidikan merupakan isu penting dan cenderung menjadi pilihan di era demokratisasi dan globaliasi. Hal ini demikian  karena sentralisasi pengelolaan pendidikan yang selama ini diterapkan telah menyebabkan kemampuan daerah dalam mengurus pendidikan kurang berkembang sehingga menjadi kendala bagi mutu pendidikan nasional. Namun  penerapan desentralisasi pendidikan tidakdapat dipisahkan dari arah sistem penyelenggaraan pemerintahan  dan bahkan sistem pendidikan merupakan subsistem dari sistem yang lebih luas tesebut. Oleh karena itu  searah dengan sistem pemerintahan yang akan memberikan otonomi luas pada kabupaten/kotamadya maka sebagian besar wewenang pendidikan seyogyanya diserahkan pada kabupaten/kotamadya dan bahkan sampai pada tingkat sekolah. Hasil penelitia ini menawarkan pokok-pokok pikiran tentang pengembangan model desentralisasi pengelolaan pendidikan dalam setting otonomi daerah. Salah satu gagasan pokok dalam pengembangan model desentralisasi pengelolaan pendidikan dalam pengembangan model ini adalah restrukturisasi kelembagaan pendidikan di daerah melalui pembentukan Dinas Dikbud   di tingkat propinsi dan kabupaten/kotamadya untuk mengelola pendidikan dan kebudayaan. Di kabupaten/kotamadya</note>
 <subject authority="">
  <topic>DESENTARALISASI DALAM PENDIDIKAN - PENELITIANPENDIDIKAN - PENGELOLAAN - PENELITIAN</topic>
 </subject>
 <classification>370.7 JUR</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>UPT Perpustakaan UM Koleksi Bahan Pustaka Perpustakaan UM</physicalLocation>
  <shelfLocator>2</shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals>
  <slims:digital_item id="" url="" path="/" mimetype=""></slims:digital_item>
 </slims:digitals>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>-86</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2001-04-06 00:00:00</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2001-04-06 00:00:00</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>