

<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="-86836">
 <titleInfo>
  <title>Potential of Indonesian indigenous bacteria in degrading carbofuran&#13;
&amp;nbsp;</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Nida Sopiah</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text"></placeTerm>
  </place>
  <publisher>serial Jurnal Biologi Udayana</publisher>
  <dateIssued></dateIssued>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">ind</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Index Artikel</form>
  <extent>Sumber artikel:Jurnal. Halaman: 66-72</extent>
 </physicalDescription>
 <note>Pestisida berperan penting dalam membunuh hama  baik serangga  jamur maupun gulma. Penggunaan pestisida berbahan aktif di lingkungan dapat menimbulkan kemungkinan terjadinya pencemaran. Penggunaan karbofuran dapat menyebabkan pencemaran tanah  air  udara  dan juga satwa liar. Bioremediasi merupakan solusi yang tepat untuk mengatasi masalah pencemaran lingkungan akibat penggunaan pestisida. Bioremediasi dapat dilakukan dengan memanfaatkan isolat bakteri asli Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan informasi pertumbuhan optimal isolat bakteri tahan karbofuran  pengaruh penambahan berbagai konsentrasi karbofuran terhadap pertumbuhan isolat bakteri  dan kemampuannya mendegradasi karbofuran. Bakteri indigenus yang diteliti adalah isolat bakteri resisten karbofuran dari koleksi Pusat Teknologi Lingkungan (PTL). Pertumbuhan bakteri diukur menggunakan spektrofotometer panjang gelombang 600 nm. Konsentrasi karbofuran yang digunakan adalah 100  500  dan 1000 ppm. Kemampuan degradasi karbofuran diukur menggunakan High Performance Liquid Chromatography (HPLC). Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan berbagai konsentrasi karbofuran berpengaruh terhadap pertumbuhan isolat bakteri dengan menurunkan kepadatan sel. Pertumbuhan isolat R2  BN5.2 dan BN5.3 paling baik pada media yang mengandung karbofuran 500 ppm  sedangkan pertumbuhan isolat R1  R3.2  R3.3  BN2.3  BN5.1 dan C paling baik pada media yang mengandung 1000 ppm. Isolat bakteri R2 dan R3.3 mampu mendegradasi karbofuran masing-masing sebesar 68 47% dan 66 68% selama 3 hari.</note>
 <subject authority="">
  <topic>BIOLOGI - PENCEMARAN LINGKUNGAN</topic>
 </subject>
 <classification>570 JUR</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>UPT Perpustakaan UM Koleksi Bahan Pustaka Perpustakaan UM</physicalLocation>
  <shelfLocator>2</shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals>
  <slims:digital_item id="" url="" path="/" mimetype=""></slims:digital_item>
 </slims:digitals>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>-86836</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2022-12-09 00:00:00</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-12-09 00:00:00</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>