

<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="-86837">
 <titleInfo>
  <title>Decomposition rates of mice carcasses (Mus musculus) buried for four weeks in humus, lime soil, and beach sand&#13;
&amp;nbsp;</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Cakra Diarsa</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text"></placeTerm>
  </place>
  <publisher>serial Jurnal Biologi Udayana</publisher>
  <dateIssued></dateIssued>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">ind</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Index Artikel</form>
  <extent>Sumber artikel:Jurnal. Halaman: 73-86</extent>
 </physicalDescription>
 <note>Karkas akan mengalami dekomposisi segera setelah organisme mati  mulai dari tingkat jaringan hingga tingkat molekuler. Laju dekomposisi karkas yang terkubur dipengaruhi oleh tiga faktor yaitu faktor fisik  kimia  dan biologi berdasarkan media yang digunakan untuk mengubur karkas. Faktor fisik meliputi struktur  porositas  dan kelembaban media. Faktor kimia meliputi pH  konsentrasi natrium  nutrisi  dan oksigen media. Faktor biologis adalah jumlah dan komposisi koloni bakteri  invertebrata  dan flora yang hidup pada media. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menyelidiki apakah ada perbedaan laju dekomposisi bangkai mencit berdasarkan media penguburan yang berbeda. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan 36 bangkai tikus yang dikubur dalam toples plastik dengan 3 media berbeda yaitu tanah humus  pasir pantai  dan tanah kapur. Masing-masing 12 toples plastik diisi dengan media yang sama dengan ulangan. Karkas diamati selama 28 hari  dimana setiap 7 hari mencit ditimbang bobot karkasnya menggunakan timbangan digital dan dicatat kondisi fisiknya serta diberi skor. Laju dekomposisi karkas mencit akan tercermin melalui perbedaan rata-rata penurunan bobot mencit (%) per minggu pada masing-masing media. Analisis data dilakukan dengan menggunakan uji ANOVA. Hasil menunjukkan bahwa terdapat perbedaan rata-rata penurunan berat badan dan skor karkas mencit pada masing-masing media penguburan. Kesimpulan dari penelitian ini adalah waktu dan media yang berbeda mempengaruhi rata-rata penurunan berat badan dan skor karkas mencit.</note>
 <subject authority="">
  <topic>BIOLOGI - DEKOMPOSISI ORGANISME MATI</topic>
 </subject>
 <classification>570 JUR</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>UPT Perpustakaan UM Koleksi Bahan Pustaka Perpustakaan UM</physicalLocation>
  <shelfLocator>2</shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals>
  <slims:digital_item id="" url="" path="/" mimetype=""></slims:digital_item>
 </slims:digitals>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>-86837</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2022-12-09 00:00:00</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-12-09 00:00:00</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>