

<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="-87082">
 <titleInfo>
  <title>Analisis Riwayat Waktu Nonlinier Struktur Flat Slab dengan OpenSees Navigator</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>1. Samsul A Rahman Sidik Hasibuan 2. Yoyong Arfiadi 3. Junaedi Utomo</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text"></placeTerm>
  </place>
  <publisher>Serial Media Komunikasi Teknik Sipil - Journals BMPTTSSI</publisher>
  <dateIssued></dateIssued>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">ind</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Index Artikel</form>
  <extent>Sumber artikel:Jurnal. Halaman: 59-66</extent>
 </physicalDescription>
 <note>Sistem struktur yang tidak menggunakan balok sebagai komponen utamanya pertama kali dikembangkan oleh Turner pada tahun 1906. Sistem struktur ini lebih dikenal dengan sebutan flat slab. Struktur flat slab didukung oleh kepala kolom dan panel jatuh  atau tanpa panel jatuh  atau tanpa kepala kolom. Beberapa kode bangunan seperti IS 456  2000  ACI 318-08  ACI 318-19  EC 2 2004  dan NZS 3101 (Bagian 1) 2006 memberikan panduan untuk merancang sistem pelat datar hanya dengan beban gravitasi. Namun  banyak juga bangunan flat slab yang dibangun di daerah dengan gempa tinggi yang dapat menyebabkan keruntuhan bangunan akibat beban gempa. Pada tulisan ini hasil perancangan struktur gedung pelat datar 10 tingkat dianalisis menggunakan analisis respons riwayat waktu nonlinier dengan bantuan perangkat lunak OpenSees Navigator menggunakan beberapa rekaman gempa  yaitu Kobe (Jepang  1995)  Imperial Valley (California  1979) dan Tabas (Iran  1978) yang telah disesuaikan dengan spektra desain kota Yogyakarta. Dari hasil analisis dengan menggunakan OpenSees Navigator diketahui bahwa simpangan antar lantai yang terjadi masih dalam batas yang dipersyaratkan dalam peraturan  sehingga bangunan yang ditinjau masih dalam batas life safety design.  PDF</note>
 <subject authority="">
  <topic>TEKNIK SIPIL - STUKTUR BANGUNAN</topic>
 </subject>
 <classification>620 MED</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>UPT Perpustakaan UM Koleksi Bahan Pustaka Perpustakaan UM</physicalLocation>
  <shelfLocator>2</shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals>
  <slims:digital_item id="" url="" path="/" mimetype=""></slims:digital_item>
 </slims:digitals>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>-87082</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2022-12-22 00:00:00</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-12-22 00:00:00</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>