

<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="-93272">
 <titleInfo>
  <title>Distribusi dan Karakteristik Penderita Hipertensi di Daerah Istimewa Yogyakarta</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Muhammad Arif Fahrudin Alfana...[et.al]</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text"></placeTerm>
  </place>
  <publisher>Serial Majalah Geografi Indonesia: UGM</publisher>
  <dateIssued></dateIssued>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">ind</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Index Artikel</form>
  <extent>Sumber artikel:Jurnal. Halaman: 8-15</extent>
 </physicalDescription>
 <note>Salah satu isu kesehatan yang menjadi perhatian dunia adalah masalah hipertensi. Hipertensi merupakan kondisi tekanan darah tidak normal yang mampu memicu masalah kesehatan lainnya seperti jantung  ginjal  masalah otak dan lainnya. Kasus di Indonesia  lebih dari sepertiga penduduk di Indonesia mengidap hipertensi. Artinya bahwa kasus hipertensi memerlukan perhatian lebih melihat kondisi tersebut. Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) merupakan provinsi tertinggi keempat untuk kasus hipertensi di Indonesia. Berdasarkan hasil pengukuran dalam data Riskesdas 2019  prevalensi penderita hipertensi DIY di atas 30 persen. Sedangkan berdasarkan diagosis dokter/obat prevalensinya sebesar 10 68 persen. Oleh karenanya hipertensi menjadi salah satu masalah utama kesehatan penduduk di DIY. Meskipun begitu penting  publikasi dasar mengenai distribusi dan karakteristik penderita hipertensi di DIY belum dibahas secara komperehensif. Tujuan penelitian ini untuk menjelaskan distribusi dan karakteristik pada penderita hipertensi di DIY. Temuan hasil ini diharapkan dapat digunakan sebagai dasar perencanaan kebijakan utamanya dalam pengendalian dan pengobatan hipertensi di DIY. Desain penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif. Data dianalisis menggunakan metode analisis deskriptif dan komparatif. Data utama yang digunakan adalah profil penderita hipertensi berdasarkan hasil pengukuran dari data Riskesdas 2019. Akurasi data-data tersebut memiliki tingkat interval kepercayaan (confidence interval) 95 persen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa distribusi prevalensi penderita hipertensi di DIY terbanyak berada di Kabupaten Gunungkidul. Sedangkan berdasarkan jumlahnya  terbanyak di Kabupaten Sleman. Penderita hipertensi di DIY memiliki karakteristik dominan di usia lansia (65 tahun ke atas)  berjenis kelamin perempuan  berpendidikan rendah  tinggal di perdesaan serta dominan bekerja di sektor pertanian. Profil tersebut menjelaskan bahwa selain rentan karena kesehatannya  profil penderita hipertensi di DIY juga rentan dari sisi kondisi sosial ekonominya. Oleh karenanya penanganan yang tepat diperlukan agar masalah hipertensi di DIY dapat tertangani dengan baik.</note>
 <subject authority="">
  <topic>1. HIPERTENSI&#13;2. HYPERTENTION</topic>
 </subject>
 <classification>910.5 MAJ</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>UPT Perpustakaan UM Koleksi Bahan Pustaka Perpustakaan UM</physicalLocation>
  <shelfLocator>2</shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals>
  <slims:digital_item id="" url="" path="/" mimetype=""></slims:digital_item>
 </slims:digitals>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>-93272</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-08-06 00:00:00</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-08-06 00:00:00</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>