Index Artikel

Dampak Redistribusi Tanah Terhadap Penghidupan Masyarakat di Kawasan Fora 2 (Ternate) Maluku Utara



Abstrak Reforma agraria atau land reform plus adalah konsep yang bertujuan untuk mengubah struktur kepemilikan dan penggunaan tanah demi mengurangi ketimpangan kepemilikan dan ketidakadilan di sektor pertanian. Di Kelurahan Foramadiahi Ternate Provinsi Maluku Utara sudah dilakukan bagian dari reforma agraria yakni redistribusi tanah hasil pelepasan kawasan hutan berdasarkan Surat Keputusan Pelepasan Kawasan Hutan Nomor 1001/MENLHK/SEKJEN/PLA.2/11/2019 di tahun 2021. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak reforma agraria khususnya redistribusi tanah terhadap kehidupan masyarakat di Kawasan Fora 2 Kelurahan Foramadiahi setelah 2 (dua) tahun pelaksanaan program tersebut. Melalui pendekatan kualitatif dengan mewawancarai 42 subjek penerima Tanah Objek Reforma Agraria (TORA) penelitian ini mengungkapkan bahwa pemberian kepastian hukum terhadap tanah yang sebelumnya tidak dimiliki telah memberikan kepuasan kepada masyarakat. Meskipun demikian dampak ekonominya belum signifikan dirasakan oleh masyarakat. Pengakuan hukum atas kepemilikan tanah secara efektif telah mencegah praktik penyerobotan lahan munculnya mafia tanah dan mengurangi masalah-masalah pertanahan lainnya di lokasi penelitian. Namun kendala utama terletak pada kurangnya pendampingan dalam pengelolaan hasil pertanian yang menjadi faktor penghambat peningkatan nilai tambah produk pertanian. Diharapkan bahwa rencana pemberian penataan akses di tahun 2023 serta pendampingan dalam pengelolaan pertanian akan memberikan dampak positif pada perekonomian masyarakat Kawasan Fora 2 di masa mendatang.



Informasi Detail

Judul Seri
-
Kode Buku
910.5 MAJ
No Reg
-
Penerbit Serial Majalah Geografi Indonesia: UGM : .,
Deskripsi Fisik
Sumber artikel:Jurnal. Halaman: 16-24
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Edisi
No. 1. Vol. 38 Desember-2024
Subjek
Pernyataan Tanggungjawab

Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain




Informasi


DETAIL CANTUMAN


Kembali ke sebelumnyaDetail XMLKutip ini