

<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="-93947">
 <titleInfo>
  <title>Tantangan utama preservasi naskah kuno berbasis digitisasi</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Testiani Makmur...[et al.]</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text"></placeTerm>
  </place>
  <publisher>Serial Berkala Ilmu Perpustakaan dan Informasi</publisher>
  <dateIssued></dateIssued>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">ind</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Index Artikel</form>
  <extent>Sumber artikel:Jurnal. Halaman: 193-209</extent>
 </physicalDescription>
 <note>AbstrakPendahuluan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tantangan utama dalam pelestarian naskah kuno berbasis digitalisasi.Metode penelitian. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Data diperoleh melalui studi pustaka berdasarkan karya ilmiah yang diterbitkan tahun 2013 sampai dengan 2023. Sebanyak 76 karya ilmiah yang terdiri dari tesis  jurnal nasional dan internasional diperoleh dari basis data Google Scholar dengan kata kunci Naskah Kuno rdquo    ldquo Pelestarian Naskah Kuno rdquo    ldquo digitalisasi naskah kuno. rdquo  Sementara dalam bahasa Inggris seperti   Naskah Kuno  Pelestarian Naskah Kuno  dan digitalisasi naskah kuno.Hasil dan Pembahasan. Pelestarian naskah kuno secara digital memerlukan perencanaan anggaran yang matang dan harus ada pihak ketiga yang bersedia mensponsori secara berkelanjutan. Sumber daya manusia yang berkecimpung di bidang pelestarian naskah kuno harus memahami faktor-faktor yang menyebabkan kerusakan naskah kuno  tidak fobia terhadap teknologi  kesadaran untuk belajar tentang penggunaan teknologi  dan siap untuk meningkatkan keterampilan teknologi. Hasil digitalisasi naskah kuno dijamin dapat diakses secara utuh sebagaimana diamanatkan oleh undang-undang. Menghindari keusangan teknologi memerlukan perhatian terhadap usia media sehingga ada jaminan penggunaan jangka panjang.Kesimpulan. Penelitian ini menunjukkan lima tantangan utama dalam proses digitalisasi pelestarian naskah kuno  meliputi aspek anggaran  kebijakan  sumber daya manusia  aksesibilitas dan keusangan teknologi. Ke depan  pelestarian naskah kuno melalui digitalisasi harus berfokus pada kelima aspek tersebut  karena saling terkait.</note>
 <subject authority="">
  <topic>1. NASKAH KUNO - PRESERVASI DIGITAL</topic>
 </subject>
 <classification>020.5 BIP</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>UPT Perpustakaan UM Koleksi Bahan Pustaka Perpustakaan UM</physicalLocation>
  <shelfLocator>2</shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals>
  <slims:digital_item id="" url="" path="/" mimetype=""></slims:digital_item>
 </slims:digitals>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>-93947</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-12-06 00:00:00</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-12-06 00:00:00</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>