

<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="-98467">
 <titleInfo>
  <title>Pemodelan spasial alternatif tempat evakuasi sementara dan jalur evakuasi bencana tsunami di pesisir Desa Watukarung, Kabupaten Pacitan&#13;
&amp;nbsp;</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Faiza Fikri Wibawa, Bayu Argadyanto Prabawa</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text"></placeTerm>
  </place>
  <publisher>Sereal Majalah Geografi Indonesia: UGM</publisher>
  <dateIssued></dateIssued>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">ind</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Index Artikel</form>
  <extent>Sumber artikel:Jurnal. Halaman: </extent>
 </physicalDescription>
 <note>Abstrak.     Pesisir Desa Watukarung menjadi salah satu kawasan rawan bencana tsunami yang memiliki nilai strategis sebagai destinasi wisata geopark sekaligus direncanakan sebagai Pangkalan Pendaratan Ikan di Kabupaten Pacitan  sehingga upaya mitigasi bencana tsunami perlu dilakukan sebagai bagian perencanaan penataan ruang yang memperhatikan aspek kebencanaan dan berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk merencanakan rute evakuasi optimal dan menentukan alternatif tempat evakuasi sementara (TES) bencana tsunami dengan mempertimbangkan area aman terdekat  kapasitas  serta distribusi populasi di pesisir Desa Watukarung. Pemodelan spasial dilakukan dengan skenario run-up 29 2 meter untuk mengidentifikasi area bahaya dan area aman. Metode Least Cost Distance (LCD) digunakan untuk membuat jalur evakuasi optimal dan menghitung kebutuhan waktu atau waktu tempuh evakuasi  sementara distribusi populasi dihitung berdasarkan sensus kapasitas bangunan pelayanan umum dan observasi lapangan. Hasil pemodelan bahaya tsunami menunjukkan jarak genangan hingga 900 meter dari garis pantai seluas 170 66 Ha. Pemodelan area aman tsunami menunjukkan 2 lokasi TES dari Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kabupaten Pacitan belum memenuhi kriteria area aman yang digunakan. Berdasarkan distribusi populasi dan jarak aman terhadap area bahaya tsunami  diusulkan sebanyak 8 lokasi TES alternatif menggantikan 2 lokasi dalam RTRW. Hasil pemodelan jalur evakuasi membentuk 16 jalur evakuasi  5 di antaranya memenuhi waktu tempuh  le 11 menit  dan sebagian melintasi lahan pertanian untuk efisiensi waktu. Disarankan pengadaan early warning system  pembangunan akses evakuasi  diseminasi rencana mitigasi  dan simulasi rutin untuk meningkatkan keberhasilan evakuasi bencana tsunami di pesisir Desa Watukarung.</note>
 <subject authority="">
  <topic>1. ALTERNATIF TEMPAT EVAKUASI SEMENTARA - JALUR EVAKUASI BENCANA TSUNAMI</topic>
 </subject>
 <classification>910.5 MAJ</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>UPT Perpustakaan UM Koleksi Bahan Pustaka Perpustakaan UM</physicalLocation>
  <shelfLocator>2</shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals>
  <slims:digital_item id="" url="" path="/" mimetype=""></slims:digital_item>
 </slims:digitals>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>-98467</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-11-11 00:00:00</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-11-11 00:00:00</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>